JAKARTA – Dahua Technology Indonesia memperkuat strategi ekspansi bisnis nasional dengan menjalin kemitraan strategis bersama PT ECS Indo Jaya. Dalam kerja sama ini, ECS Indo Jaya ditunjuk sebagai Project Distributor untuk mendukung perluasan distribusi solusi keamanan canggih dan AIoT Dahua di pasar Indonesia.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperbesar jangkauan produk Dahua, terutama pada proyek berskala besar dan segmen enterprise. Dengan dukungan jaringan distribusi dan ekosistem mitra yang dimiliki ECS Indo Jaya, Dahua menargetkan percepatan adopsi teknologi keamanan dan AIoT kelas atas di berbagai sektor industri.
PT ECS Indo Jaya dikenal sebagai salah satu distributor teknologi informasi terbesar di kawasan Asia Pasifik, dengan kapabilitas kuat dalam menangani proyek kompleks lintas industri. Sinergi ini dinilai akan mempermudah akses pasar terhadap solusi Dahua sekaligus menghadirkan sistem yang lebih terintegrasi, skalabel, dan relevan dengan kebutuhan nasional.
Country Director Dahua Indonesia, Royce Ouyang, menyebut kemitraan ini sebagai langkah penting dalam memperluas penetrasi pasar. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan ECS Indo Jaya membuka peluang bisnis baru dan memperkuat posisi Dahua di Indonesia. “Dengan kapabilitas ECS Indo Jaya sebagai distributor proyek, kami optimistis dapat mempercepat adopsi solusi AIoT kelas atas di berbagai vertikal industri,” ujar Royce.
Di luar kemitraan tersebut, Dahua juga telah mencatatkan implementasi proyek strategis di Indonesia, salah satunya melalui pengembangan Smart City di Kabupaten Badung, Bali. Proyek ini dijalankan bersama mitra ekosistem Prima Tekno Integra dan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung.
Inisiatif Smart City Badung menunjukkan peran solusi Dahua dalam mendukung peningkatan layanan publik, penguatan sistem pemantauan kota, serta efisiensi pengelolaan perkotaan. Keberhasilan proyek ini dinilai menjadi pijakan penting bagi pengembangan inisiatif serupa di wilayah lain, termasuk pada sektor transportasi, energi, pengelolaan air, hingga infrastruktur gedung.
(Sumber – Republika)

