Cortara - Indonesia Online News Logo Small

PT Len Siapkan Ribuan Motor Listrik Berbasis Energi Terbarukan untuk Operasional TNI

BANDUNG – PT Len Industri (Persero) menargetkan kontribusi nyata dalam program kemandirian energi nasional pada 2026 melalui pengembangan berbagai produk teknologi, termasuk kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional pertahanan dan penanganan bencana.

Senior Vice President Business Development and Global Partnership PT Len Industri, Sena Maulana, menyampaikan bahwa salah satu proyek yang saat ini berjalan masif adalah produksi motor listrik untuk mendukung mobilitas prajurit TNI di lapangan.

“Saat ini, yang sedang masif adalah pembuatan 5.000 motor listrik yang bisa digunakan tentara dalam operasinya,” ujar Sena dalam diskusi terkait kemandirian energi, belum lama ini.

Ia menjelaskan, pada 2026 motor listrik tersebut akan dilengkapi fitur tambahan berupa teknologi swap battery berbasis tenaga surya. Inovasi ini memungkinkan kendaraan tetap beroperasi di wilayah bencana yang terputus aliran listrik.

“Swap battery ini membuat motor tidak perlu di-charge. Namun dibanding memproduksi motor lainnya, kami masih akan fokus maintenance ribuan motor yang sudah ada agar kondisinya tetap sehat,” kata Sena.

Selain kendaraan listrik, Len Industri juga mengembangkan delapan teknologi inti yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis nasional, terutama untuk kondisi darurat seperti bencana banjir dan longsor di Sumatera.

“Semuanya berdasarkan yang tengah dibutuhkan oleh negara saat ini dan terkait hal yang sedang mendesak seperti penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera,” ujarnya.

Dari pengembangan tersebut, dua teknologi dinilai paling mendesak untuk segera diimplementasikan, yakni integrasi satelit dan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan cepat saat terjadi bencana.

“Kami punya kemampuan dua itu dan dibutuhkan sekarang saat ada bencana. Kami langsung gunakan citra satelit agar bisa memberikan keputusan kepada BNPB untuk mencari atau mempermudah tempat-tempat terisolir dengan bantuan AI,” kata Sena.

Ia menambahkan, Len Industri mampu menyediakan citra satelit dalam waktu satu hari yang langsung dikirimkan ke BNPB. Saat ini, pusat krisis berada di bus Geos di bawah komando Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau).

“Kami sudah info di sana, dan sudah simpan pasang orang di sana. Setelah itu langsung diproses dengan AI khusus untuk menjelaskan dan mencitrakan dari satelit agar dimanfaatkan dengan baik untuk penanganan bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Senior General Manager Corporate Secretary PT Len Industri, Dewanda Dwi Putera, menegaskan komitmen perusahaan dalam penguatan inovasi teknologi pertahanan nasional.

“Kami memposisikan teknologi sebagai enabler strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan, mobilitas, dan efektivitas operasi, baik pada level taktis maupun operasional, dengan pendekatan yang terukur, adaptif, dan berorientasi pada kemandirian nasional,” katanya.

(Sumber – Republika)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *