BANDA ACEH – PT PLN (Persero) memberikan fasilitas listrik gratis selama enam bulan bagi hunian sementara (huntara) korban banjir bandang di Aceh. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan layanan kelistrikan dan dukungan terhadap pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, selain pembebasan biaya listrik, perseroan juga menanggung pemasangan instalasi listrik dan kWh meter di huntara. PLN turut menyediakan penerangan jalan umum (PJU), fasilitas umum, serta layanan pasang baru multiguna yang dilengkapi token listrik gratis selama enam bulan.
“Danantara membangun rumah hunian sementara. Dan kami mendukung, baik itu selama enam bulan, listrik di huntara kami gratiskan,” ujar Darmawan dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Upaya pemulihan kelistrikan di Aceh menghadapi tantangan berat menyusul dampak banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang. PLN mencatat sedikitnya terdapat 442 titik kerusakan yang meliputi menara transmisi, gardu induk, serta jaringan distribusi. Untuk mempercepat pemulihan, tim dari berbagai wilayah dikerahkan, termasuk penggunaan helikopter guna mengangkut peralatan ke lokasi sulit dijangkau.
Darmawan mengungkapkan sejumlah medan perbaikan berada di area dengan kondisi ekstrem, seperti sungai yang melebar dan tanah yang labil.
“Kami menemukan mukjizat, ada tanah yang tidak kelihatan di tengah rawa, bisa menopang beban menara,” kata dia.
Saat ini, sistem kelistrikan di Sumatera Barat dan Sumatera Utara telah pulih sepenuhnya. Namun di Aceh, masih terdapat sekitar 60 desa dari total 6.500 desa yang belum tersambung listrik secara optimal akibat akses jalan yang terputus. Sebagai solusi sementara, PLN bersama Kementerian ESDM dan BNPB menyalurkan 1.000 unit genset ke desa-desa terisolasi.
Pemulihan juga menyasar fasilitas sosial dan keagamaan. Sejumlah masjid yang sempat tidak berfungsi selama tiga pekan akibat kerusakan instalasi dan genangan lumpur kini kembali beroperasi setelah dilakukan pembersihan, perbaikan sistem kelistrikan, serta pemasangan perangkat pendukung ibadah.
Ke depan, PLN menyiapkan penguatan sistem kelistrikan Aceh dengan memperkokoh jalur transmisi di wilayah utara, tengah, dan selatan. Langkah ini ditujukan untuk membangun sistem yang lebih tangguh dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.
(Sumber – Republika)

