JAKARTA – PT PAM Mineral Tbk (NICL) menjalin kolaborasi dengan BUMN perkebunan sawit, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Kerja sama tersebut dilakukan melalui entitas asosiasi NICL, PT Obi Nickel Cobalt (ONC).
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan ONC menandatangani Perjanjian Kerja Sama Survei Geolistrik dan MASW TSF Obi-3 bersama Agrinas Palma pada 10 Februari 2026.
“Nilai transaksi dalam perjanjian ini sebesar Rp1,9 miliar, dengan jangka waktu efektif sejak 2 Januari 2026 hingga 2 Juli 2026,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (12/2/2026).
Ruang lingkup pekerjaan mencakup survei geolistrik dan Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) di area operasional ONC yang berada di Desa Kawasi, Kepulauan Obi, Maluku Utara. Dalam perjanjian tersebut, ONC bertindak sebagai pemberi kerja, sementara Agrinas Palma menjadi pelaksana proyek.
ONC tercatat sebagai entitas asosiasi perseroan dengan kepemilikan saham langsung sebesar 40%. Di sisi lain, PAM Mineral menguasai 99% saham PT Gane Tambang Sentosa (GTS) yang memiliki afiliasi dengan ONC.
Perseroan mengategorikan kerja sama ini sebagai transaksi afiliasi, mengingat Direktur Utama GTS juga menjabat sebagai Komisaris di Agrinas Palma Nusantara.
Merespons kabar tersebut, saham NICL menguat 3,38% ke level Rp1.225 pada pembukaan perdagangan hari ini. Kapitalisasi pasar emiten tersebut tercatat mencapai Rp12,92 triliun.
(Sumber – CNBC)

