Cortara - Indonesia Online News Logo Small

BPS Masukkan Penjual Medsos dan Marketplace dalam Sensus Ekonomi 2026

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaku usaha yang berjualan melalui media sosial maupun marketplace akan menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026. Langkah ini dilakukan untuk menangkap perkembangan ekonomi digital yang semakin besar dan menjadi sumber penghasilan bagi banyak masyarakat.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan pendataan tidak hanya menyasar usaha yang memiliki toko atau lokasi fisik, tetapi juga mencakup bisnis yang dijalankan secara daring melalui berbagai platform digital.

Menurut Pudji, transformasi pola usaha masyarakat membuat banyak aktivitas ekonomi kini berlangsung secara online. Bahkan, BPS menemukan sejumlah rumah tangga yang mampu meningkatkan kondisi ekonominya secara signifikan berkat usaha yang dijalankan melalui media sosial maupun marketplace.

“Kalau dulu mungkin usaha identik dengan toko atau tempat usaha tertentu, sekarang banyak yang menjalankan bisnis dari rumah melalui platform digital,” ujarnya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS ingin memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai struktur ekonomi Indonesia yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi dan perdagangan digital.

Pendataan akan mencakup berbagai jenis usaha, mulai dari skala mikro hingga usaha yang telah berkembang besar melalui kanal digital. Selain jumlah pelaku usaha, BPS juga akan mengumpulkan informasi terkait karakteristik bisnis, tenaga kerja yang terlibat, serta kontribusinya terhadap perekonomian.

BPS menilai keberadaan data yang lebih lengkap mengenai sektor ekonomi digital penting untuk mendukung penyusunan kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

(Sumber – Beritajateng)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *