JAKARTA — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (30/10) sore menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru. Peristiwa tersebut menimpa lima mobil dan menelan satu korban jiwa.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menjelaskan bahwa kejadian itu dipicu oleh curah hujan tinggi dan hembusan angin kuat. “Ada lima mobil terdampak. Satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Korban meninggal dunia diketahui berada di dalam mobil saat pohon tumbang. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), namun dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Insiden serupa sempat terjadi beberapa hari sebelumnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saat itu, hujan lebat juga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil dan menewaskan pengemudinya di tempat kejadian.
Selain menyebabkan korban jiwa, hujan deras yang mengguyur Jakarta sore ini turut memicu banjir di sejumlah titik. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, sebanyak 27 RT di Jakarta Selatan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 110 sentimeter.
BPBD menyebut banjir tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan beberapa aliran sungai, seperti Kali Krukut dan Kali Mampang. Personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat telah dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran berfungsi dengan baik.
Berikut wilayah terdampak banjir di Jakarta Selatan:
- Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT, ketinggian air 80 cm (luapan Kali Krukut)
- Kelurahan Bangka: 1 RT, ketinggian air 110 cm (luapan Kali Mampang)
- Kelurahan Petogogan: 25 RT, ketinggian air 30 cm (luapan Kali Krukut)
BPBD DKI Jakarta terus memantau kondisi cuaca dan banjir di wilayah ibu kota, mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
(Sumber – CNN Indonesia)

