Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Bursa Global Positif, IHSG Turut Melesat

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Jumat (10/4/2026) dengan tren positif, terdorong sentimen dari bursa Asia dan global yang menghijau. Meredanya ketegangan geopolitik serta ekspektasi terhadap data ekonomi global turut menjadi katalis.

Pada pembukaan, IHSG tercatat naik 38,90 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.346,49. Sementara itu, indeks LQ45 juga ikut terdongkrak 3,83 poin atau 0,52 persen ke level 737,73.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan bahwa IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dalam waktu dekat.

“IHSG diperkirakan bergerak cenderung menguat menguji level 7.350,” kata Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Dari sisi eksternal, perkembangan di Timur Tengah menjadi salah satu pendorong utama. Israel dikabarkan akan membuka jalur negosiasi dengan Lebanon, sehingga meredakan ketegangan dalam gencatan senjata antara AS dan Iran. Meski demikian, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa pasukan AS akan tetap berada di kawasan Teluk sampai kesepakatan final benar-benar tercapai.

Pelaku pasar juga tengah mencermati data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang naik 0,4 persen secara bulanan dan 3 persen secara tahunan pada Februari 2026. Angka ini masih berada di atas target bank sentral AS sebesar 2 persen, menandakan tekanan inflasi yang sudah tinggi sebelum lonjakan harga energi akibat konflik.

Tak hanya itu, pasar juga menanti rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS untuk Maret 2026 yang dijadwalkan keluar pada Jumat (10/4) ini. Angka tersebut akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Di dalam negeri, sentimen agak tertahan setelah Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen pada 2026. Angka ini lebih rendah dari target APBN yang sebesar 5,4 persen, akibat dampak kenaikan harga energi global pasca konflik geopolitik.

Sebelumnya, bursa Eropa ditutup melemah: Euro Stoxx 50 turun 0,34 persen, DAX Jerman melemah 1,14 persen, dan CAC 40 Prancis turun 0,02 persen. Sebaliknya, Wall Street menguat dengan Dow Jones naik 0,58 persen, S&P 500 naik 0,62 persen, dan Nasdaq menguat 0,83 persen.

Sementara bursa Asia pada Jumat pagi kompak bergerak di zona hijau. Nikkei menguat 1,38 persen, Shanghai naik 0,93 persen, Hang Seng menguat 0,86 persen, Kuala Lumpur naik 0,19 persen, dan Strait Times menguat 0,21 persen.

IHSG pun ikut bergerak seirama, meskipun tetap harus menghadapi tantangan dari pemangkasan proyeksi pertumbuhan domestik. Kombinasi antara optimisme global dan kewaspadaan lokal akan menentukan arah pergerakan indeks dalam beberapa hari ke depan.

(Sumber – Republika)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *