JAKARTA — Cyber University resmi menjalin kemitraan strategis dengan Jakarta Future Exchange (JFX) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pada Senin (26/1/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah penguatan sinergi antara pendidikan tinggi dan industri perdagangan berjangka di tengah pesatnya perkembangan sektor finansial digital.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di The City Tower Building, Jakarta Pusat, dan dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi. Dari Cyber University hadir Rektor Gunawan Witjaksono, Ph.D., Wakil Rektor Dr. Ing. Agus Trihandoyo, serta Ketua Program Studi Sistem Informasi Dwipo Setyantoro. Sementara JFX diwakili Direktur Utama Yazid Kanca Surya dan Direktur Syarifah Nuly Nazlia.
Kemitraan ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri melalui berbagai program kolaboratif. Fokus kerja sama meliputi penguatan literasi perdagangan berjangka, pengembangan riset bersama, pemanfaatan teknologi digital, hingga penyediaan program magang dan knowledge sharing bersama praktisi JFX.
Rektor Cyber University Gunawan Witjaksono menilai kerja sama tersebut sebagai langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik dan praktik industri. “Kolaborasi ini membuka ruang besar bagi mahasiswa kami untuk memahami praktik industri secara langsung dan memperluas wawasan global di bidang teknologi dan perdagangan berjangka,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Kamis (29/1/2026).
Dari sisi industri, JFX menyambut kemitraan ini sebagai bagian dari komitmen mendorong edukasi dan literasi pasar berjangka di kalangan generasi muda melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.
Melalui kerja sama ini, Cyber University dan JFX menargetkan terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan, sekaligus menyiapkan lulusan yang kompetitif di sektor finansial dan teknologi digital.
(Sumber – Republika)

