Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Dari Tenun Tradisi ke Pasar Nasional, La Suntu Tastio Tumbuh Bersama Rumah BUMN BRI

JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Rumah BUMN yang dirancang sebagai pusat pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas usaha secara terstruktur di berbagai daerah.

Salah satu UMKM binaan yang merasakan dampak nyata program tersebut adalah La Suntu Tastio, usaha tas berbahan tenun, kulit, dan batik yang berdiri sejak 2010 di Depok, Jawa Barat. Produk La Suntu Tastio menggunakan bahan baku dari perajin lokal dan dipasarkan melalui kanal daring maupun luring, serta rutin mengikuti bazar dan pameran di sejumlah wilayah Indonesia.

Pada fase awal pengembangan, tantangan utama yang dihadapi La Suntu Tastio adalah membangun kepercayaan pasar terhadap kain tradisional sebagai material tas yang modern dan berkualitas. Melalui inovasi desain dan konsistensi menjaga mutu, produk ini perlahan diterima berbagai segmen konsumen hingga mendapat kepercayaan dari institusi.

Pemilik La Suntu Tastio, Indari, menilai pendampingan Rumah BUMN menjadi titik penting dalam memperkuat arah dan strategi bisnis. “Saya bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta binaan BRI karena ingin membawa La Suntu Tastio naik kelas secara lebih profesional,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).

Menurut Indari, sebagai UMKM yang telah berjalan cukup lama, La Suntu Tastio membutuhkan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada strategi pengelolaan usaha. “Perubahan yang paling terasa setelah menjadi binaan adalah cara pandang saya dalam mengelola bisnis menjadi lebih terarah, lebih percaya diri, dan lebih siap untuk memperluas pasar,” katanya.

Selama mengikuti program Rumah BUMN, Indari memperoleh berbagai pelatihan usaha, pendampingan pengembangan produk dan branding, kurasi produk, hingga kesempatan mengikuti bazar dan pameran. Dukungan tersebut turut diperkuat dengan pemanfaatan layanan digital BRI untuk mendukung efisiensi operasional.

“Dalam operasional sehari-hari, saya menggunakan layanan BRImo dan QRIS BRI, yang sangat membantu mempermudah transaksi, terutama saat mengikuti bazar dan penjualan langsung. Layanan digital BRI membuat pengelolaan keuangan usaha menjadi lebih praktis dan efisien,” ungkapnya.

Saat ini, La Suntu Tastio mempekerjakan 10 orang dan terus memperluas jangkauan pasar secara nasional. Produk yang dihasilkan tidak hanya mengedepankan fungsi dan desain, tetapi juga membawa nilai budaya dari setiap helai tenun yang digunakan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa keberhasilan La Suntu Tastio mencerminkan efektivitas pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI melalui Rumah BUMN. “La Suntu Tastio adalah contoh konkret bagaimana UMKM mengalami transformasi nyata ketika mendapatkan akses terhadap pemberdayaan yang relevan, termasuk pemanfaatan layanan digital BRI yang mendukung operasional usaha secara efektif,” ujarnya.

Ia menegaskan, Rumah BUMN tidak hanya berperan sebagai ruang pelatihan, tetapi menjadi simpul pemberdayaan jangka panjang untuk mencetak UMKM yang tangguh dan berdaya saing. “BRI akan terus memperkuat infrastruktur pemberdayaan ini agar semakin banyak UMKM di seluruh Indonesia bisa naik kelas secara berkelanjutan,” pungkas Akhmad.

(Sumber – CNN Indonesia)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *