YOGYAKARTA — Jenama mode lokal Kainnesia menggelar fashion show perdananya di atrium utama Plaza Ambarrukmo pada momentum Ramadan. Dalam peragaan tersebut, Kainnesia memperkenalkan identitas visual mereknya melalui koleksi bertajuk “Bumi Segara”.
Acara yang mendapat dukungan dari Bank Indonesia ini menjadi bagian dari rangkaian Modest Style Runway serta menandai langkah awal Kainnesia memasuki industri mode nasional secara lebih luas.
Koleksi “Bumi Segara” menampilkan enam rancangan busana wanita yang dirancang untuk kebutuhan berpakaian selama Ramadhan hingga menyambut Idul Fitri. Desainnya memadukan konsep busana modest dengan gaya urban modern sehingga dapat dikenakan oleh perempuan berhijab maupun non hijab. Palet warna yang digunakan didominasi nuansa coklat tanah dan biru samudra, menciptakan kesan alami yang selaras dengan suasana reflektif selama bulan Ramadhan.
Founder Kainnesia Nur Salam menyatakan penyelenggaraan fashion show pertama di Yogyakarta memiliki makna khusus bagi perjalanan merek tersebut.
“Melakukan fashion show perdana kami di Yogyakarta, tepat di tengah suasana Ramadan, adalah sebuah berkah tersendiri. Kami merasa Plaza Ambarukmo adalah panggung yang tepat untuk menunjukkan bagaimana Tenun Baduy dan Lurik bisa tampil sangat modern,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koleksi tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap kekayaan alam Indonesia yang menjadi inspirasi dalam proses perancangannya.
Sementara itu, Co-founder Kainnesia Meilinda Damayanti menekankan pentingnya pemilihan material agar busana tetap nyaman digunakan, terutama dalam momen silaturahmi selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami mengombinasikan karakter Tenun Baduy yang kokoh dengan garis-garis Lurik yang melambangkan pertumbuhan. Teknik perca yang kami sematkan juga menjadi pesan bahwa keindahan bisa lahir dari ketelitian mengolah sisa kain menjadi sesuatu yang bernilai tinggi,” jelas Meilinda.
Dukungan Bank Indonesia dalam kegiatan ini juga mencerminkan upaya penguatan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis wastra. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas peluang produk lokal untuk bersaing di pasar modest wear yang terus berkembang.
Peragaan busana tersebut mendapat sambutan meriah dari pengunjung pusat perbelanjaan yang tengah menikmati suasana ngabuburit. Melalui debut ini, Kainnesia menargetkan dapat terus mengembangkan inovasi desain sekaligus membawa nilai budaya wastra Nusantara ke panggung mode yang lebih luas.
(Sumber – Republika)

