JAKARTA — MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi layanan internet terbaru bertajuk MyRepublic Air, yang mengusung teknologi Fixed Wireless Access (FWA) berbasis True 5G-Fiber Quality dengan skema Truly Unlimited. Layanan ini dirancang untuk memperluas akses internet berkualitas sekaligus mendukung percepatan pemerataan digital nasional.
MyRepublic Air menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif mulai Rp100.000 per bulan dan tidak memerlukan instalasi kabel fiber ke dalam rumah. Solusi ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas cepat dan stabil bagi aktivitas kerja jarak jauh, pendidikan, hingga hiburan digital. Layanan tersebut direncanakan tersedia di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Chief Sales and Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal, mengatakan peluncuran MyRepublic Air merupakan bagian dari strategi perusahaan membangun ekosistem konektivitas yang lebih inklusif.
“MyRepublic Air adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan internet berkualitas yang lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat. Berbeda dengan layanan FTTH yang menggunakan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan, MyRepublic Air memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dengan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile memberikan layanan True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Melalui layanan ini, kami ingin membuka akses internet yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah, sekaligus mempercepat pemerataan digitalisasi di berbagai wilayah,” ujar Iman dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).
Pemanfaatan teknologi FWA memungkinkan layanan internet menjangkau area yang belum terlayani optimal oleh jaringan Fiber to the Home (FTTH). Koneksi radio nirkabel sebagai penghubung last mile membuat proses instalasi lebih cepat dan efisien dibandingkan pemasangan fiber konvensional.
Peluncuran MyRepublic Air sekaligus menandai penguatan strategi bisnis MyRepublic yang kini tidak hanya bertumpu pada layanan FTTH, tetapi juga mengembangkan konektivitas berbasis FWA untuk memperluas jangkauan dan fleksibilitas layanan. Saat ini, pra-registrasi telah dibuka bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi dan akses awal terhadap layanan tersebut.
(Sumber – CNBC)

