Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Peternakan Babi di Sragen Diminta Tutup karena Berdekatan dengan SPPG, Pemilik Ajukan Kompensasi Rp1 M

SRAGEN – Pemilik peternakan babi yang berlokasi berdampingan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banaran, Sragen, Jawa Tengah, Angga Wiyana Mahardika, mengaku diminta untuk menghentikan aktivitas usahanya. Menanggapi permintaan tersebut, Angga mengajukan kompensasi sebesar Rp1 miliar sebagai syarat untuk pindah lokasi.

Angga menjelaskan, nilai kompensasi itu merupakan hasil penyesuaian dari usulan awal sebesar Rp2 miliar. Namun, ia menegaskan angka Rp1 miliar adalah batas terendah yang tidak bisa lagi diturunkan. “Iya benar saya minta Rp 1 M. Saya yang mengajukan angka itu. Ya kalau dari pihak sana tidak mau ya tidak masalah, orang saya juga tidak ingin pindah usaha,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/1/2026).

Ia menyebut permintaan penutupan usaha datang lebih dulu, sehingga menurutnya wajar jika ada kompensasi. “Sudah ada (permintaan), saya diminta menutup. Kalau saya tidak minta kompensasi ya bagaimana? Usaha saya mau ditutup kok. Berarti saya sudah terbuka (open), angka Rp 2 M sampai Rp 1 M itu sebenarnya masih bisa tawar-menawar,” kata Angga.

Lebih lanjut, Angga menegaskan tetap akan bertahan di lokasi saat ini jika kompensasi tersebut tidak dipenuhi. “Kalau masih keberatan ya sudah, tidak usah mengganggu saya. Benar angka itu saya yang mengajukan. Kalau turun lagi, sepurane(maaf), saya tetap bertahan di sini,” ucapnya.

Menurut Angga, dana Rp1 miliar diperlukan untuk menutup seluruh kebutuhan relokasi, mulai dari pembelian lahan baru, proses perizinan, hingga pemindahan kandang dan aset. Ia juga menyebut pembangunan kandang baru membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Tetap bersikeras dengan nilai Rp 1 miliar, kalau turun dari situ tidak bisa. Sudah saya perhitungkan mulai dari cari lahan, izin, hingga pemindahan. Kalau saya menutup kandang, aset saya jual semua. Untuk membangun kembali itu butuh satu tahun,” tuturnya.

(Sumber – Detik)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *