Cortara - Indonesia Online News Logo Small

PHK Sepanjang 2025 Naik 13,54%, Jawa Barat Jadi Wilayah Paling Terdampak

CORTARA.id – Tekanan di pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2025 kian terlihat seiring meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK). Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan, total pekerja yang kehilangan pekerjaan sejak Januari hingga Desember 2025 mencapai 88.519 orang.

Jumlah tersebut dihimpun dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Ketenagakerjaan dan mencakup tenaga kerja yang tercatat sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan. Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari situs resmi Kemnaker pada Rabu (14/1/2026), disebutkan, “Pada periode Januari sampai dengan Desember 2025 terdapat 88.519 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP. Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat.”

Dari sisi tren, angka PHK pada 2025 meningkat 10.554 orang atau sekitar 13,54% dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang tercatat sebanyak 77.965 orang. Kenaikan ini melanjutkan pola peningkatan tahunan, setelah pada 2023 jumlah PHK berada di level 64.855 orang dan pada 2022 sebanyak 25.114 orang.

Secara geografis, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan korban PHK terbanyak sepanjang 2025, mencapai 18.815 orang. Jawa Tengah berada di posisi berikutnya dengan 14.700 tenaga kerja terdampak, disusul Banten sebanyak 10.376 orang. Adapun DKI Jakarta mencatat 6.311 kasus PHK, sementara Jawa Timur melaporkan 5.949 pekerja kehilangan pekerjaan.

Konsistensi kenaikan angka PHK tersebut mengindikasikan tekanan berkelanjutan di sejumlah sektor usaha. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan nasional serta merumuskan langkah mitigasi ke depan.

(Sumber – CNBC)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *