JAKARTA – Tren penggunaan pinjaman daring di Indonesia terus meningkat seiring kebutuhan masyarakat terhadap akses dana cepat tanpa harus mengganggu simpanan utama. Hingga September 2025, pinjaman daring tercatat tumbuh 22,16 persen, mencerminkan tingginya permintaan terhadap pembiayaan jangka pendek yang fleksibel dan mudah diakses.
Merespons perkembangan tersebut, platform pinjaman daring KlikCair yang beroperasi sejak 2018 meluncurkan produk terbaru bernama KlikNano. Layanan ini menawarkan pinjaman jangka pendek dengan pilihan tenor dan cicilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik untuk kebutuhan rumah tangga, operasional usaha, maupun keperluan personal.
KlikNano dijalankan melalui sistem layanan digital terintegrasi, mulai dari proses pendaftaran hingga pencairan dana, sehingga pengguna dapat mengajukan pinjaman tanpa perlu datang ke kantor fisik. KlikCair juga menegaskan seluruh layanannya berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan skema bunga, biaya, dan ketentuan pinjaman yang disusun sesuai regulasi serta mengedepankan prinsip transparansi sejak awal pengajuan.
Direktur Utama KlikCair Andreaw menyatakan, pengembangan KlikNano didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat akan akses pendanaan yang cepat, fleksibel, dan patuh aturan. “KlikCair melihat bahwa kebutuhan biaya seringkali bersifat mendesak dan membutuhkan solusi yng tepat waktu. Melalui KlikNano, kami menghadirkan opsi pinjaman jangka pendek dani cicilan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, dengan menjunjung tinggi aspek transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, KlikCair berkomitmen memperkuat peran dalam mendukung inklusi keuangan melalui inovasi digital yang bertanggung jawab. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses ke solusi pendanaan yang tidak hanya cepat dan mudah, sekaligus menjadikan KlikNano sebagai layanan keuangan andalan yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna,” kata Andreaw.
(Sumber – Republika)

