Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Ledakan dan Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Warga Alami Luka Bakar

BEKASI — Kebakaran hebat disertai ledakan terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden ini menyebabkan kepanikan warga serta mengakibatkan 14 orang mengalami luka bakar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat api tiba-tiba membesar dari area fasilitas pengisian gas. Tak lama berselang, ledakan keras terdengar hingga ke permukiman sekitar, memicu warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, menyebut kebakaran diduga berawal dari kebocoran gas, meski penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan.

“Kita tunggu hasil penyelidikan pihak berwajib, termasuk terkait penyebab kebakaran. Namun infonya kebocoran gas. Informasi ini saya dapat dari pernyataan salah satu warga yang berada di sekitar lokasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkap kemungkinan adanya korsleting listrik yang memicu ledakan setelah tercium bau gas di lokasi.

“Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi ya,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, fasilitas SPBE mengalami kerusakan berat hingga nyaris total. Selain itu, sejumlah kios dan bangunan di sekitar lokasi turut terdampak.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk bantuan dari Kabupaten Bekasi. Api berhasil dipadamkan pada dini hari, disusul proses pendinginan sejak pukul 01.00 WIB.

“Alhamdulillah dibantu tiga unit armada dari Kabupaten Bekasi, artinya sekitar 15 unit yang kita turunkan. Sudah padam semalam, proses pendinginan api juga sudah dilakukan sejak pukul 01.00 WIB semalam,” jelasnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro memastikan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

“Masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sebanyak 14 korban yang terdiri dari warga dan karyawan SPBE mengalami luka bakar serius, dengan tingkat luka mencapai 60 hingga 70 persen. Seluruh korban saat ini menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.

Petugas masih melakukan pendataan lanjutan, sementara aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

(Sumber – ANTARA)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *