Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Kecewa dengan Pemerintah, Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Bangun Jembatan Rusak Pascabencana

ACEH – Warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, meresmikan kembali Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo pada Kamis (2/7/2026). Jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor pada November 2025 itu berhasil diperbaiki melalui swadaya masyarakat tanpa bantuan pihak lain.

Peresmian berlangsung penuh haru. Dalam video yang beredar, sejumlah warga tampak meneteskan air mata saat jembatan kembali dibuka. Infrastruktur tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian serta menuju sekolah dan fasilitas kesehatan. Selama jembatan terputus, warga harus menempuh jalur alternatif yang jauh lebih panjang.

Tokoh masyarakat Sahrial Abadi mengungkapkan bahwa dana yang terkumpul dari hasil gotong royong mencapai lebih dari Rp1 miliar. Sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk perbaikan jembatan, sementara sisanya sekitar Rp555 juta akan dialokasikan untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

“Saat ini uang sejumlah Rp526.000.000 sudah terpakai. Masih ada sisa sekitar Rp555.000.000 lagi yang belum terpakai, nanti untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah, dan fasilitas lainnya,” kata Sahrial.

Ia menyebut pembukaan kembali Jembatan Enang-Enang menjadi harapan yang telah lama dinantikan warga setelah bencana banjir, banjir bandang, dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 akibat dampak Siklon Tropis Senyar.

“Jalan ini resmi dibuka dan sudah dapat dilalui masyarakat setelah proses pengaspalan selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.

Kisah gotong royong warga Bener Meriah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih kuat di tengah keterbatasan. Ketika pemerintah belum bisa menjangkau, masyarakat justru bergerak lebih dulu untuk memulihkan akses kehidupan mereka.

(Sumber – Kumparan)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *