KARANGANYAR – Sejumlah warga di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, berbondong-bondong mengembalikan Minyakita bantuan dari pemerintah setelah mencium bau menyengat menyerupai solar saat digunakan memasak.
Sejak Kamis (25/6/2026) pagi, puluhan warga mendatangi posko pengaduan untuk mengembalikan minyak goreng yang seharusnya menjadi bagian dari program bantuan pangan tersebut. Mereka mengeluhkan bau tidak sedap yang muncul saat minyak dipanaskan, bahkan rasa makanan yang digoreng menjadi aneh dan pahit di tenggorokan.
Bantuan ini sebelumnya disalurkan pada 17 Juni lalu. Di Desa Tegal Gede, Karanganyar, sebanyak 858 keluarga menerima 4 liter minyak dan 20 kilogram beras per keluarga.
Keluhan serupa juga muncul di dua kecamatan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, di mana warga mengembalikan Minyakita dan meminta diganti dengan produk baru.
Menteri Perdagangan Budi Santoso merespons dengan menyatakan bahwa izin perusahaan produsen Minyakita dapat dicabut jika terbukti melanggar. Saat ini, pihak produsen telah menarik seluruh produk yang diduga bermasalah dan sedang melakukan investigasi untuk memastikan penyebab bau solar pada minyak goreng tersebut.
(Sumber – Kompas)

