CORTARA.id — Seorang veteran Marinir Amerika Serikat menjadi sorotan di media sosial setelah dikeluarkan secara paksa dari sidang dengar pendapat di Kongres AS. Insiden itu terjadi ketika ia memprotes rencana operasi militer terhadap Iran yang didukung pemerintahan Presiden Donald Trump.
Veteran tersebut, Brian McGinnis, yang juga diketahui mencalonkan diri sebagai senator dari Partai Hijau, menyampaikan protes keras saat sidang berlangsung. Ia terdengar berteriak menolak keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik tersebut.
“Tidak ada yang mau berperang untuk Israel,” teriak McGinnis saat petugas keamanan mengeluarkannya dari ruang sidang.
Rekaman video yang diunggah jurnalis CBS News, Alan He, memperlihatkan Senator Tim Sheehy dari Montana, yang juga seorang veteran militer, membantu Polisi Capitol mengangkat dan mendorong McGinnis keluar ruangan. Sheehy kemudian menjelaskan bahwa ia turun tangan untuk meredakan situasi.
Ia mengatakan bahwa dirinya “memutuskan untuk membantu dan meredakan situasi”.
Protes di ruang sidang itu juga diikuti seorang aktivis perempuan yang menyuarakan penolakan terhadap keterlibatan militer AS dalam konflik tersebut. “Kami tidak mendukung Israel, kami tidak mau mati untuk Israel, setop perang melawan Iran sekarang juga,” ujar aktivis tersebut.
Peristiwa tersebut mencerminkan perpecahan opini publik di Amerika Serikat terkait keputusan Washington untuk menyerang Iran bersama Israel. Hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan dukungan terhadap operasi militer itu relatif rendah.
Survei tersebut mencatat hanya 27 persen warga AS yang menyetujui serangan militer terhadap Iran yang dimulai pada Sabtu dini hari. Sebaliknya, 43 persen responden menyatakan tidak setuju, sementara 29 persen lainnya masih ragu-ragu.
Di tingkat internasional, sejumlah negara sekutu Amerika Serikat juga menunjukkan sikap hati-hati dan sebagian memilih tidak terlibat dalam konflik antara AS, Israel, dan Iran.
(Sumber – Republika)

