KENDAL – PT Hoi Fu Paper Packaging membangun pabrik kemasan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, dengan nilai investasi Rp1,12 triliun. Pabrik ini diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja, dengan 95 persen diantaranya merupakan pekerja lokal.
Penyerapan tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni 300, 500, dan 200 pekerja. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkapkan bahwa kehadiran industri ini juga berpotensi membuka lapangan kerja tidak langsung, terutama di sektor logistik dan UMKM.
“Kehadiran industri ini juga berpotensi membuka perluasan kesempatan kerja tidak langsung, terutama pada sektor pendukung seperti logistik dan UMKM,” kata Susiwijono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
Hingga triwulan I 2026, KEK Kendal telah mencatatkan investasi kumulatif Rp101,93 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 117.941 orang. Capaian ini mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal sebesar 9 persen secara tahunan serta memberikan kontribusi 24,33 persen terhadap total PDRB daerah.
“Di tengah konflik dan dinamika global yang semakin kompleks, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga aktif mengawasi dan mengawal investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Susiwijono.
Susiwijono yang juga Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK menjelaskan rencana ekspansi KEK Kendal seluas 1.000 hektare karena utilisasi lahan yang hampir mencapai 100 persen. Pemerintah berkomitmen terus mendorong pemberian insentif bagi pelaku usaha yang berminat berinvestasi di KEK.
“Rencana ekspansi 1.000 hektare dilakukan karena utilisasi lahan KEK Kendal sudah hampir mencapai 100 persen. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendorong pemberian insentif bagi pelaku usaha yang berminat berinvestasi di KEK,” ujarnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang turut hadir dalam acara groundbreaking pada Sabtu (2/5/2026) menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga ekonomi, yang dibuktikan dengan KEK Kendal yang terus menyerap investasi.
“Kami berharap kehadiran PT Hoi Fu Paper Packaging ini dapat memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan tambahan investasi ini, realisasi investasi Kabupaten Kendal kini menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah, didukung oleh efisiensi investasi yang tercermin dari ICOR sebesar 3,92. Ekspansi kawasan dan dukungan penuh dari pemerintah pusat hingga daerah diharapkan dapat terus memperkuat dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
(Sumber – ANTARA)

