BENGKULU – Tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong, Bengkulu, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus air bah di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, pada Senin (4/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban meninggal adalah HA (17), AF (16), dan AR (16).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Syaprul, mengatakan ketiga korban ditemukan tim gabungan pada Senin malam. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Lebong untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada keluarga.
“Tiga korban yang terjebak banjir Sungai Kemaceak di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, semuanya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni HA (17), AF (16), dan AR (16),” kata Syaprul di Lebong, Selasa (5/5/2026).
Peristiwa bermula saat delapan pelajar SMAN 1 Lebong sedang berwisata di aliran sungai tersebut. Tiba-tiba debit air meningkat drastis akibat kiriman air bah dari hulu, menyeret lima orang. Dua di antaranya berhasil menyelamatkan diri ke tepian, sementara tiga lainnya terseret arus deras.
Lima pelajar yang selamat adalah Tegar Keanu Al Qayyum (16), Charisa Nindiya Putri (16), Najwa Assyifa (16), Salsa Cahya Ramadhani (16), dan Farhan Novendri (16).
Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan personel gabungan dari BPBD Lebong, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan masyarakat setempat.
Syaprul mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sepanjang aliran sungai, karena banjir bandang dapat datang kapan saja, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.
(Sumber – ANTARA)

