Cortara - Indonesia Online News Logo Small

Dolar Tembus Rp17.300, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh level terendah sepanjang sejarah. Berdasarkan data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB, mata uang Garuda melemah 0,79 persen ke posisi Rp17.305 per dolar AS.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta publik tidak reaktif berlebihan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi dan Bank Indonesia (BI) akan menjalankan tugasnya menjaga stabilitas nilai tukar.

“Ya kita monitor aja, karena berbagai mata uang di regional juga bergejolak,” tegas Airlangga selepas rilis data investasi di Kantor BKPM, Kamis (23/4/2026).

“Kita monitor aja, dan itu BI tugasnya menjaga,” ujarnya.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak terjadi sendirian. Tingginya ketidakpastian global akibat perang Timur Tengah turut mempengaruhi seluruh mata uang di kawasan regional.

“Tekanan pada Rupiah yang terjadi sejak pagi tadi lebih banyak karena meningkatnya ketidakpastian global, sehingga mata uang regional mengalami tekanan yang sama,” kata Destry.

Secara tahun berjalan atau year to date, kurs rupiah tercatat melemah 3,54 persen. Meski demikian, Destry memastikan cadangan devisa Indonesia tetap terjaga di level US$148,2 miliar pada akhir Maret 2026.

Bank Indonesia akan terus meningkatkan intensitas intervensi melalui berbagai instrumen, termasuk transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut.

(Sumber – CNBC)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *